BIAK – Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) Kabupaten Biak Numfor, Papua Abdul Manan mengakui, sesuai kebijakan Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia pada tahun 2016 akan menghapus koperasi yang tidak aktif di kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Biak Abdul Manan mengatakan, kebijakan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga bakal menyurati pemerintah daerah perihal penghapusan koperasi yang tak lagi aktif.

“Dinas Koperasi Biak masih menunggu kelanjutan kebijakan Menteri Koperasi untuk ditindakalnjuti di Kabupaten Biak Numfor,” katanya.

Ia mengakui, hingga 2016 di Kabupaten Biak Bumfor ada banyak koperasi yang tidak aktif dan tak melakukan kegiatan rapat anggota tahunan sesuai aturan perkoperasian di Indonesia.

Pemkab Biak Numfor melalui SKPD Dinas Koperasi UKM, menurut Abdul Manan, terus berupaya untuk membenahi fungsi koperasi yang tidak aktif.

Disinggung jumlah koperasi di Biak yang tidak aktif menjalankan kegiatan usaha, menurut Kadiskop Abdul Manan, secara rinci dirinya tidak hafal tetapi untuk jumlahnya sangat besar.

“Total keseluruhan sebanyak 250 koperasi yang telah terdaftar di Dinas Koperasi usaha Kecil Menengah dengan berbagai jenis usaha koperasi,” katanya.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah hingga tahun 2016 akan menghapus data sebanyak 150 ribu koperasi yang tidka aktif dari total jumlah koperasi sebanyak 200 ribu lebih di seluruh Indonesia.(ant/tis)

Leave a comment